I Made Budiasa, M.Si: Langsung Tancap Gas Pasca Pelantikan Sebagai Anggota DPRD Gianyar Fokus pada Ranperda Perlindungan Budaya dan Pertanian

 07 September 2024   

Made budiasa dprd ubud

 

Gianyar, budiasaubud.com – Setelah dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Gianyar dari PDI Perjuangan, Ir. I Made Budiasa, M.Si, langsung memulai tugasnya sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gianyar. Budiasa yang terpilih dari dapil Ubud ini mengarahkan fokusnya pada pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang menjadi prioritas utama.

Budiasa menjelaskan bahwa dari 25 Ranperda yang akan diajukan, 22 di antaranya merupakan usulan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, sementara 3 Ranperda adalah inisiatif DPRD. Salah satu Ranperda yang menjadi prioritasnya adalah pelestarian dan perlindungan budaya Bali, khususnya tarian-tarian sakral yang belum mendapatkan perhatian maksimal.

"Prioritas kami adalah melestarikan dan melindungi tarian-tarian sakral Bali yang selama ini belum sepenuhnya terungkap dan terjaga. Ini penting agar warisan budaya Bali tetap terjaga dengan baik di masa depan," ujar Budiasa.

Selain budaya, Budiasa juga mengangkat isu perlindungan air bawah tanah yang semakin terancam. Ia mengingatkan dampak negatif dari penggunaan sumur bor masif yang dapat menyebabkan penurunan permukaan tanah dan krisis air di masa depan. "Air bawah tanah kita tergerus akibat banyaknya penggunaan sumur bor. Jika tidak diatasi, kita bisa menghadapi masalah lingkungan besar di masa depan," jelasnya.

Budiasa, yang juga merupakan Ketua Bapemperda DPRD Gianyar, telah mengusulkan Perda Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan (LP2B). "Perda ini bertujuan untuk melindungi lahan pertanian yang semakin berkurang akibat alih fungsi lahan menjadi perumahan dan pembangunan lainnya," katanya.

Dia juga menyoroti ancaman serius terhadap sektor pariwisata Bali jika lahan pertanian terus berkurang. "Sawah-sawah di Bali merupakan daya tarik utama bagi wisatawan asing. Kehilangan sawah-sawah ini berarti kehilangan salah satu elemen penting yang membuat Bali unik di mata dunia," tegas Budiasa. 

Untuk melindungi petani dan lahan mereka, Budiasa berencana memberikan subsidi pupuk dan bibit, mempermudah akses pajak, serta memperbaiki infrastruktur seperti jalan dan irigasi. Ia juga berencana bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk merancang Peraturan Bupati yang mendukung perlindungan lahan pertanian dan memberdayakan UMKM untuk mengolah hasil pertanian.

Budiasa menggarisbawahi dukungan PDI Perjuangan dan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam mewujudkan visi ini. "Dengan mayoritas 31 kursi di DPRD Gianyar, PDI Perjuangan akan terus memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama petani, yang merupakan tulang punggung ekonomi daerah," katanya.

Salah satu rencana besar Budiasa adalah mengembangkan industri pengolahan hasil pertanian untuk mencegah kerugian petani akibat fluktuasi harga. "Kami berencana membangun pabrik pengolahan hasil pertanian seperti saus tomat dan sambal, untuk menjaga harga tetap stabil dan mengurangi kerugian petani," jelas Budiasa.

Budiasa juga mendorong penggunaan produk lokal di hotel-hotel Bali. "Kami akan mewajibkan hotel untuk menggunakan hasil pertanian lokal, baik organik maupun konvensional, agar hasil bumi kita dapat terserap langsung oleh pasar hotel dan restoran. Ini akan berdampak positif pada kesejahteraan petani lokal," ujarnya.

"Melalui Perda perlindungan hasil pertanian, kami berharap kehidupan petani dapat lebih baik. Mereka harus merasa diayomi, difasilitasi, dan tidak merugi setiap kali musim panen tiba. Ini adalah tugas kami di legislatif dan eksekutif untuk memberikan kepastian dan solusi bagi mereka," tambah Budiasa.

Budiasa optimistis bahwa langkah-langkah ini akan memperkuat sektor pertanian di Gianyar dan Bali serta membantu mempertahankan warisan budaya Bali yang kaya, guna menjamin kelangsungan ekonomi dan sosial di masa depan.(TimNewsyess)

Turn Up is a boutique and wholly Australian owned company that provides solutions and legal services that are trusted, relevant, consistent and professional Best and Recommended Visa Consultant in Bali Indonesia.

The Director runs the day to day management of Turn Up which requires them to hold a very high and solid understanding coupled with many years of experience to run the business and operational objectives needed to ensure the greatest potential for success for all of Bali expat’s legal needs Best and Recommended Visa Consultant in Bali Indonesia.

With this experience and understanding in mind, they have built a strong team with broad and very focused skill sets to accomplish the best possible outcomes for expatriates, living, working, investing, building a business or even marrying in Bali Best and Recommended Visa Consultant in Bali Indonesia.

We have created a structure that provides solid communication through every step of the process. We provide the time together with a strong plan and a focused team that works towards goals and deadlines to maximize your satisfaction and success.

We give you the Best Trusted Solution and Service by providing operational excellence, service leadership and customer confidentiality.

Turn Up demonstrates our alliance with all of our existing clients by our consistently progressive commitment to customer service. This customer support infrastructure enables us to offer our clients complete satisfaction and excellence of service, which exceeds client expectation while maintaining a cost pro-active attitude of care within our own organization Best and Recommended Visa Consultant in Bali Indonesia.

At Turn Up we ensure that our clients are kept up to date and informed on the progress and of any regulation changes at all times. We respond to each individual’s needs from application to completion.